THE PAKUBUWONO RESIDENCE
Present Poem of The Day :
“TAMAN”
Kuhirup udara segar di sini
Asap dan debu di balik sana
Mampukah harum bunga bertahan
Memagari sudut-sudut taman
Siapa sempat peduli padamu
Hiruk-hiruk kota melupakanmu
Sejumlah orang tertidur lelap
Mereka hanya menabur mimpi
Di sini mereka selalu berteduh
Di tabir mimpi dan dunia nyata
Dunia kecil orang-orang kecil
Di taman terhimpit beton-beton
Kembalilah ke tamanmu
Biarkan bunga-bunga tumbuh
Menebar udara segar
Menampung mimpi Indah
“MIMPI DAN WASPADA”
Aku berpimpi jadi orang pintar
Ketika bangun tidak tahu apa-apa
Aku bermimpi jadi orang kaya
Ketika bangun belum punya apa-apa
Aku bermimpi bertemu dia
Ketika bangun dia sudah tiada
Kucari dia di sekitar rumahku
Mungkin dia belum jauh berlalu
Mungkin menyamar jadi bodoh dan miskin
Lebih bodoh dari aku, lebih miskin
Dan kalau mengenalinya, beranikah berkata :
Silahkan mampir ke rumahku?
“MIMPI BURUK”
Pulanglah !!!
Dan aku pulang
Setelah tergesa merapikan baju kisut dan rambut kusut
Didalam dada menumpuk kesakitan seorang jalanan
Gelap memberiku jalan buntu
Memaksaku meminta ke jalan batu
Di persimpangan aku harus berhenti
Di rumah setengah jadi genteng penyok
Di halamannya yang sempit diantara pagar kerompang
Berdiri pohon entah apa, daunnya gimbal dan semrawut
Seperti seorang gila yang sedang menunggu
Di ruangan diantara patahan dinding bata
Ada seepotong kaca retak
Memamfaatkan wajah duka seorang pendosa
Udara serbuk-serbuk pahit
Di kursi renyuk
Menanti kakek tua cerewet yang sakit
0, waktu tunggu aku untuk tidak menyerah disini
“CANDU”
Ada yang dating menagih
Pada malam yang tak pernah ku tunggu
Dia menagih dengan aroma candu dimulutnya
Yang tiba-tiba tercicip lidahku
Aku tak peduli rasa apa yang ku kecap
Mungkin air mata yang baru kering
Atau napas kemarau dengan ciuman gersang
Pada hari-hari yang lamau
Di dating dan tak pernah bertanya
Pada duka yang membuat garit tajam di kulit
Atau tonjolan urat dan tulang dipipi
Dia tak pernah mau tahu sedang meraba tubuh susut
Dada kempis, punggung perih, dan leher yang berat
Karena malam mengusik
Aku tak peduli, meskipun luka
Yang tengah aku atau dia gali
Meskipun sama-sama ada darah disela kuku kami
Aku atau dia hanya ingin melihat
Jiwa yang basah tiba-tiba bersenandung pagi hari
Berani menentang apa pun

Opera mini, ini adalah browser yang paling populer di kalangan dunia untuk software browser hp. Dengan browser ini kita bisa membuka website di hp kita. Tapi kita juga pernah dengar istilah opera mini modif, dengan opera mini modif kita bisa mendapatkan yang lebih dari opera mini biasa.


Recent Comments